-Ads Here-

Laporan Radar 2025 Year in Review, yang dirilis baru-baru ini oleh Cloudflare, menggambarkan tren trafik internet selama setahun terakhir. Dalam laporan ini, tren internet di lebih dari seratus negara, termasuk Indonesia. Menurut Cloudlfare, Google adalah layanan internet yang paling populer di seluruh dunia. Google Search dan layanan tambahan seperti Google Maps dan Google Calendar berkontribusi pada pencapaian ini.
Sebagai informasi dari Cloudlfare, Google telah berada di puncak daftar sejak tahun 2022. Selanjutnya, Facebook dan Apple menempati peringkat kedua dan tiga.
Selain itu, aplikasi media sosial dan pesan seperti Instagram, YouTube, dan WhatsApp termasuk dalam sepuluh besar. TikTok masih berada di daftar sepuluh besar, tetapi dari nomor empat pada tahun 2024 menjadi nomor delapan pada tahun 2025, posisinya merosot. Pada tahun 2025, Google akan menjadi aplikasi dan mesin pencari terpopuler di Indonesia dan di seluruh dunia. Aplikasi media sosial seperti Facebook, TikTok, Instagram, WhatsApp, dan YouTube dibuntuti oleh raksasa teknologi.

Selain itu, laporan Cloudflare mulai menekankan layanan AI generatif. Tidak ada layanan AI generatif yang berada di peringkat 10 besar di seluruh dunia, tetapi ChatGPT mulai meningkat dan akan berada di peringkat 33 pada tahun 2025. Tidak mengherankan bahwa sepanjang tahun 2025, ChatGPT akan menjadi layanan AI generatif paling populer di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Karakter adalah layanan lain di Indonesia yang berada di antara lima besar. AI, Gemini Google, Perplexity, dan QuillBot.
Jumlah trafik internet global Cloudflare diproyeksikan meningkat sebesar 19 persen pada tahun 2025. Sementara itu, trafik internet Indonesia meningkat 17%, terutama dari perangkat mobile (59%). Android jauh lebih banyak digunakan di Indonesia daripada iOS. Tidak mengherankan bahwa trafik internet Indonesia dari perangkat Android jauh lebih tinggi daripada perangkat iOS (86% dibandingkan 14%).
-Ads Here-