-Ads Here-

Program studi kecerdasan buatan (AI) telah dimulai di Universitas Indonesia (UI). Fakultas Ilmu Komputer memiliki jurusan kecerdasan artifisial yang menawarkan berbagai mata kuliah yang menarik.
Dr. Erwin Panigoro, Direktur Humas, Media, Pemerintahan, dan Internasional UI, menyatakan, "Pengajar Prodiska (Program Studi Sarjana Kecerdasan Artifisial) diambil dari dosen-dosen Fasilkom UI yang memiliki keahlian pada bidang inti AI atau Sains Data atau bidang keahlian lain yang terkait dengan AI atau terapannya." Menurut peta keahlian dosen Fasilkom UI, setidaknya empat puluh dosen tetap memenuhi kriteria keahlian tersebut. Tetapi 16 orang dosen diproyeksikan akan mengajar satu atau lebih mata kuliah di Prodiska untuk tugas pengajarannya.
Salah satu kampus tertua di Indonesia menyatakan, "Keseluruhan 16 dosen tersebut bergelar doktor, dan termasuk juga 1 guru besar, Prof. Wisnu Jatmiko, yang merupakan Guru Besar AI pertama di Indonesia."
Mata Kuliah di Jurusan Teknologi Informasi di Universitas Indonesia
Fundamental Matematika: Logika dan Struktur Terbuka (4 sks)
Calculus Univariate (4 sks)
Calculus Multivariate (3 sks)
Struktur linier (4 sks)
Statistik dan Kemungkinan (3 sks)
Ethics of AI Modeling
Ethics of AI (3 sections)
Data Science dan Pengajaran Mesin (4 sks)
Representation and Reasoning for Knowledge (3 sections)
Proses Pencarian dan Optimalisasi (4 sks)
Deep Learning (4 bagian)
Visualitas komputer (4 bagian)
Programing Basis
Program dasar 1 (4 sks)
Fundamental Programming 2 (4 sks)
Struktur dan Algoritma Data (4 sks)
Database Data, Sistem, dan Penyelesaian Pengembangan (4 bagian)
dasar data engineering (4 sks)
Einführung in Computer Architecture and Operating Systems (4 sections)
Arkitektur, Teknik, dan Operasi Aplikasi AI (4 sks)
Komputer Sistem Jaringan (4 bagian)
Design Produk AI (3 bagian)
Pekerjaan Pengembangan Produk AI (6 sks)
Proses Pengolahan Bahasa Alam (4 sks)
Generative AI (4 sks)
Database Data, Sistem, dan Penyelesaian Pengembangan (4 bagian)
dasar data engineering (4 sks)
Einführung in Computer Architecture and Operating Systems (4 sections)
Arkitektur, Teknik, dan Operasi Aplikasi AI (4 sks)
Komputer Sistem Jaringan (4 bagian)
Design Produk AI (3 bagian)
Pekerjaan Pengembangan Produk AI (6 sks)
General Requirements and Religious Research for Undergraduates (2 sections)
English (2 pieces)
Pendidikan Karakter Terintegrasi (6 sks)
Praktik (6 sks)
Metodologi Penelitian dan Penulisan Ilmiah (3 sks)
Thesis Sarjana (6 sks).
Sejarah AI Prodi
Untuk UI, dia menjelaskan bahwa diskusi tentang mendirikan program AI sudah berlangsung cukup lama, sejak awal pandemi. Pada saat ini, Fasilkom UI sedang berusaha untuk meningkatkan kapasitas infrastruktur AI yang dimilikinya dengan membeli mesin NVIDIA DGX A100. Dalam proses ini, diperlukan penelitian feasibility dan kebutuhan dari industri dan jejaring alumni Fasilkom UI.
Erwin menjelaskan, "Rancangan kurikulum yang lebih spesifik kemudian dimulai di pertengahan 2024 dan diajukan ke tingkat UI hingga memperoleh persetujuan Senat Akademik UI di bulan September 2022."
Selain itu, penelitian tentang prodi AI yang sudah ada di dalam dan di luar negeri telah dilakukan sebelum proses pengusulan prodi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Prodi AI atau Prodiska Fasilkom UI telah memilih bentuk kurikulum yang kuat dengan fondasi teknis yang mencakup dua elemen utama: pemodelan AI (AI modeling) dan rekayasa sistem berbasis AI (AI-based system engineering).
Diharapkan kekuatan fondasi dapat membantu lulusannya unggul dan relevan di tengah perkembangan AI yang cepat.
Produksi Prodiska dibuat untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja AI yang berkualitas tinggi. Tenaga profesional di sini lebih dari sekedar engineer yang cepat; mereka juga memiliki kemampuan untuk membuat solusi berbasis AI untuk berbagai masalah dalam industri dan masyarakat.
Menurutnya, solusi berbasis AI tidak selalu memerlukan penerapan AI generatif (seperti ChatGPT dan sejenisnya). Ini karena ChatGPT tidak cocok untuk menyelesaikan banyak masalah.
-Ads Here-