-Ads Here-

OpenAI, sebuah perusahaan kecerdasan buatan (AI), baru-baru ini dikabarkan sedang mengerjakan perangkat keras pertamanya. Awalnya, ChatGPT, perusahaan yang mengembangkan chatbot AI, menyatakan bahwa mereka sedang mengembangkan perangkat AI dalam bentuk yang tidak biasa, seperti pena pintar atau liontin. Sebagaimana dijelaskan oleh CEO Sam Altman, perangkat tersebut akan menjadi alternatif perangkat baru yang memiliki kemampuan untuk memberikan rasa "tenang dan nyaman" seperti yang dimiliki smartphone. Namun, laporan terbaru menyatakan bahwa rencana tersebut telah diubah. Sekarang dirumorkan bahwa perangkat pertama OpenAI akan berupa earbud berbasis AI, bukan ponsel atau pena. Karena sangat berbeda dari bocoran sebelumnya, rumor ini pasti tidak diantisipasi.
Smart Pikachu, seorang pembocor teknologi terkenal, pertama kali membagikan informasi tentang perubahan rencana tersebut melalui perangkat Earbud AI. Ia mengungkapkan di Weibo, platform media sosial China, bahwa perangkat AI pertama yang dibuat OpenAI akan berbentuk earbud. Konon, bentuk perangkat tersebut akan mirip dengan Airpods Apple. Bocoran menunjukkan bahwa earbud berbasis AI ini kemungkinan besar akan diberi nama "Dime". Dokumen Badan Kekayaan Intelektual Nasional China (CNIPA) yang mengajukan perangkat keras OpenAI menyebutkan nama itu.

Selain itu, Tipster Smart Pikachu mengungkapkan bahwa OpenAI diharapkan tidak lagi memproduksi perangkat dengan kemampuan komputasi tinggi. Tidak tanpa alasan, keputusan tersebut dikaitkan dengan biaya tinggi produksi perangkat keras. Menurut bocoran, perusahaan saat ini berkonsentrasi pada peluncuran headphone dan earbud yang mudah digunakan. Ini juga terkait dengan kelangkaan pasokan memori tinggi band (HBM), yang menyebabkan peningkatan biaya material (Bill of Material/BOM).
Sebagaimana dikutip KompasTekno dari GSMArena, perangkat earbud berbasis AI yang disebut sebagai produk hardware pertama OpenAI direncanakan akan dirilis pada akhir tahun 2026. Rumor beredar bahwa OpenAI awalnya akan merilis versi yang lebih sederhana daripada rencana perangkat revolusioner yang sebelumnya dirumorkan. Sementara itu, versi perangkat yang lebih canggih dengan kemampuan komputasi lebih tinggi diperkirakan akan dirilis setelah kondisi biaya komponen, termasuk memori berkecepatan tinggi, kembali stabil.
-Ads Here-