-Ads Here-

Untuk melindungi pelanggan, berita bahwa Tokopedia akan tutup dan beralih ke TikTok Shop menjadi perhatian. Hak konsumen harus diperhatikan. Saat ini, jutaan orang yang menggunakan Tokopedia masih memiliki paket berbayar Tokopedia Plus. Ini adalah layanan premium yang menawarkan pengiriman lebih cepat, bebas ongkir tanpa batas, dan diskon eksklusif dengan biaya langganan enam bulan sekitar Rp 150.000.
Mufti Mubarok, Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN RI), menegaskan bahwa setiap perubahan pada model bisnis, merger, atau penutupan platform digital tidak boleh berdampak negatif pada pelanggan, terutama mereka yang telah membayar secara tunai.
Kepastian hak adalah dasar perlindungan konsumen. Menurut Mufti, tidak boleh ada penghapusan sepihak tanpa penyelesaian yang adil karena konsumen Tokopedia Plus telah membayar layanan tertentu dengan manfaat yang jelas. Bentuk Penyelesaian yang Diharapkan Menurut Mufti, Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen harus mengacu pada penyelesaian yang adil dan tidak merugikan konsumen. Hal ini terutama berkaitan dengan hak atas kenyamanan, keselamatan, dan pembayaran.
Menurut Mufti, beberapa pilihan berikut dapat mencapai penyelesaian yang ideal:
Penyebaran manfaat dan fitur dari Tokopedia Plus ke TikTok Shop, dengan nilai dan fitur yang sebanding atau lebih baik. Pengembalian dana, atau pengembalian, proporsional dengan sisa masa langganan. memberi kompensasi tambahan seperti voucher, diskon eksklusif, atau layanan premium sebagai pengganti
Konsumen tidak boleh dipaksa untuk mengikuti perubahan yang berbahaya. Menurutnya, konsumen harus dapat memilih dengan jelas.
Tanggung Jawab untuk Tokopedia dan Toko TikTok
Sebagaimana dinyatakan oleh BPKN RI, Tokopedia dan TikTok Shop bertanggung jawab sepenuhnya atas keberlanjutan layanan berbayar yang ditawarkan kepada pelanggan mereka.
Tokopedia dan/atau toko TikTok harus melakukan beberapa tindakan tertentu, seperti:
memberi semua pengguna Tokopedia Plus informasi yang resmi, transparan, dan tidak menyesatkan.
menguraikan hak konsumen dan mekanisme transisi layanan.
memberikan kanal pengaduan unik dan layanan pelanggan yang responsif.
tidak mengubah ketentuan dan syarat layanan secara sepihak tanpa persetujuan pelanggan.
Kepercayaan konsumen sangat penting dalam ekonomi digital. Mufti menyatakan bahwa jika kepercayaan ini dilanggar, dampaknya bukan hanya hukum tetapi juga reputasi jangka panjang.
Rekomendasi untuk Pengguna Tokopedia Plus
Rekomendasi kami kepada para pelanggan untuk aktif melindungi haknya dengan mengambil tindakan berikut:
menyimpan informasi langganan Tokopedia Plus dan bukti pembayaran.
memantau pengumuman resmi dari toko Tokopedia dan TikTok.
Jika hak Anda untuk mendapatkan layanan tidak dipenuhi, segera ajukan komplain secara tertulis.
Jika tidak ada penyelesaian yang adil, laporkan ke BPKN RI atau lembaga perlindungan konsumen.
Konsumen tidak boleh berdiam diri. Mufti menyimpulkan, "Negara hadir melalui BPKN untuk memastikan hak-hak konsumen digital tetap dilindungi."
BPKN RI berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kasus ini dan bersedia bekerja sama dengan kementerian dan regulator terkait. Di tengah ekosistem perdagangan digital nasional yang sedang berubah, mereka akan memastikan tidak ada praktik yang merugikan konsumen.
-Ads Here-