-Ads Here-

Studi sebelumnya menunjukkan bahwa penggunaan AI yang berlebihan dapat menyebabkan orang menjadi lebih bergantung pada teknologi daripada meningkatkan fungsi kognitif mereka. Namun, sebuah penelitian baru dari Université de Montréal menemukan bahwa AI generatif sekarang dapat melampaui kreativitas manusia normal dalam beberapa tes. Model AI seperti ChatGPT, Claude, dan Gemini sangat baik dalam tugas kreativitas seperti Tugas Asosiasi Divergent (DAT), yang menilai kemampuan untuk membuat ide-ide unik dan berbeda. Studi ini melibatkan lebih dari 100.000 orang. Beberapa model, seperti GPT-4, memiliki skor kreativitas yang lebih tinggi daripada rata-rata manusia pada tes tersebut.
Dengan mendapatkan aplikasi SindoNews, Anda dapat lebih mudah membaca berita. Riset Menunjukkan Bahwa AI Kini Lebih Kreatif daripada Manusia, Namun Wahyu Budi Santoso Kamis, 29 Januari 2026 - 09:45 WIB Views: 2.131 AAA Dalam tugas kreatif yang lebih menantang, seperti menulis puisi, membangun plot film, dan menulis cerita pendek, individu dalam sepuluh teratas menunjukkan kinerja yang jauh lebih baik. Meskipun AI dapat menyamai kreativitas dasar, itu tidak dapat menyamai kreativitas yang sangat kompleks yang biasanya dibuat oleh manusia yang benar-benar berbakat.
Pola yang sama juga ditemukan dalam tes lain, seperti cerita pendek, ringkasan plot, dan haiku. Meskipun kecerdasan buatan bersaing dengan manusia biasa, kreativitas tinggi masih unggul atas manusia. Seperti yang ditunjukkan oleh penelitian ini, kreativitas tinggi masih merupakan ciri khas manusia. Sampai saat ini, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports ini melakukan perbandingan terbesar antara kreativitas manusia dan kecerdasan buatan kontemporer.
-Ads Here-